pangklan militer as spanyolWashington DC, LiputanIslam.com — AS dan Spanyol dikabarkan tengah merencanakan pembangunan pangkalan militer permanen bersama yang bisa menampung 3.000 pasukan. Demikian kantor berita Press TV melaporkan, Sabtu (24/1).

Rencananya pangkalan militer itu akan dibangun di wilayah Spanyol yang ditujukan untuk mendukung misi AS di Afrika.

Saat ini AS telah menempatkan 800 personil militer ditambah kekuatan udara pendukungnya di pangkalan militer Moron de la Frontera di dekat Seville, sejak bulan April 2013. Keberadaan pangkalan ini akan berakhir pada bulan April mendatang sesuai perjanjian antara kedua negara.

Menurut laporan media Spanyol El Pais, pada bulan Desember lalu Menhan AS Chuck Hagel telah mengirimkan surat kepada pemerintah Spanyol berisi permintaan bagi dibangunnya pangkalan militer yang lebih permanen dan mampu menampung lebih banyak pasukan.

Menlu dan Menhan Spanyol akan melakukan negosiasi bagi dilakukannya amandemen tahun 1988 yang mengatur keberadaan pangkalan militer AS agar bisa menjadi pangkalan yang permanen. Demikian pernyataan Wakil PM Soraya Saenz de Santamaria dalam rapat kebinet hari Jumat (23/1).

Pada bulan September 2014 lalu Korps Marinir AS membangun 3 pangkalan di Afrika Barat, masing-masing di Senegal, Ghana dan Gabon, dengan fungsi utama untuk melakukan reaksi cepat atas terjadinya krisis di Afrika. Namun karena infrastruktur yang belum memenuhi persyaratan, sebagian personil marinir itu ditempatkan di Spanyol.

Militer AS kini terlibat aktif dalam misi pelatihan di beberapa negara Afrika seperti Djibouti, Ethiopia, Kenya dan Burundi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*