baltopsWashington, LiputanIslam.com–Langkah militer AS mengirimkan pengebom strategis B-52 dan persenjataan lainnya di perbatasan Rusia dalam latihan bersama dengan NATO adalah aksi berbahaya yang berpotensi memicu perang dunia. Demikian diungkapkan seorang analis Amerika,  James Jatras.
Sebelumnya diberitakan bahwa tiga pengebom US B-52 Stratofortress lepas landas dari Minot Air Force Base di North Dakota pada hari Kamis untuk “melatih dan mengintegrasikan” 6.100 pasukan AS dalam operasi Baltic (BALTOPS) yang berlangsung tanggal 3-19 Juni.

Latihan bersama NATO yang diadakan di negara-negara Baltik, yaitu Latvia, Lithuania dan Estonia ini melibatkan hampir 10.000 pasukan dari 14 negara.


Ini adalah langkah sangat berbahaya dan provokatif yang diambil NATO dan Obama, karena Moskow bisa menanggapinya dengan mengerahkan pengebom nuklirnya di perbatasan AS,” kata Jatras kepada Press TV, Kamis (2/6).
Jatras juga menilai bahwa langkah-langkah AS bisa meningkat ke perang nuklir melawan Rusia jika Hillary Clinton berhasil menjadi presiden dalam pilpres AS mendatang. (dw/presstv)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL