PHIBLEX-RP-US-joint-exercise-2011-e1376036078716Manila, LiputanIslam.com — AS dan Filipina, hari Senin (29/9), mulai menggelar latihan perang bersama di dekat wilayah sengketa di Laut Cina Selatan.

Latihan perang yang diberi nama “Philblex” yang berlangsung selama 11 hari ini melibatkan 5.000 pasukan dari kedua negara dengan tujuan melatih kesiapan kedua negara menghadapi kondisi darurat. Demikian laporan BBC News.

Lokasi utama latihan berlangsung di Provinsi Palawan dekat Laut Cina Selatan. Namun sebagian lainnya berlangsung di Teluk Subic yang dahulu pernah menjadi pangkalan militer terbesar AS di luar negeri.

Latihan perang itu difokuskan pada masalah pengamanan laut dan pertahanan teritorial, melibatkan beberapa operasi perang seperti serangan kapal-kapal boat, pendaratan pantai, ketepatan menembak dan manuver pasukan lapis baja.

AS menyertakan 2 kapal amphibi USS Peleliu dan USS Germantown dalam latihan tersebut.

“Kami berharap mendapatkan teknik-teknik baru dari marinir AS,” kata Kapten Reyson Talingdan, jubir Brigade Marinir ke-3 Filipina di Palawan.

Sementara itu Kedubes AS di Filipina mengeluarkan pernyataan, “latihan-latihan perang ini akan menyediakan bagi Filipina dan marinir AS beberapa kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka sembari membagi latihan-latihan terbaik dan meningkatkan kerjasama tingkat tinggi.”

Filipina telah meningkatkan kemampuan lautnya untuk melindungi kawasan ekonomi di Laut Cina Selatan yang sebagian besarnya juga diklaim Cina sebagai wilayahnya.

Taiwan, Malaysia, Brunei dan Vietnam juga terlibat dalam perang klaim atas kawasan yang diketahui kaya sumber mineral tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL