kapal patroli asBeijing, LiputanIslam.com — Menhan AS Ashton Carter mengingatkan Cina untuk menghentikan pembangunan pulau-pulau karang di Laut Cina Selatan sembari menegaskan negaranya tidak akan menghentikan patroli di wilayah internasional di kawasan Asia-Pasifik.

Hal itu disampaikan Carter dalam acara peresmian jabatan komandan militer AS di Pasifik, Admiral Harry B. Harris, di Hawaii, Rabu (27/5). Demikian seperti dilansir kantor berita Iran Press TV.

“Tidak boleh ada kesalahan: Kami akan terbang, berlayar dan beroperasi di manapun hukum internasional mengijinkan sebagaimana kami lakukan di seluruh dunia,” kata Carter di Pearl Harbor, Hawaii.

AS menuduh Cina tengah membangun pangkalan militer dengan mereklamasi pulau-pulau di Kapulauan Spratly, Laut Cina Selatan, yang menjadi sengketa wilayah dengan negara-negara kawasan yang menjadi sekutu AS.

Carter mengatakan bahwa kapal-kapal perang dan pesawat tempur AS akan tetap berpatroli di wilayah Laut Cina seraya menuduh Cina telah membuat ketegangan di kawasan.

“Cina telah keluar jalur dalam dua hal, yaitu norma internasional yang menekankan keamanan kawasan Asia-Pacifik, dan kedua konsensus regional yang tidak menghendaki pendekatan kekerasan atas masalah sengketa wilayah yang telah berlangsung lama,” katanya.

Sementara itu, menyusul terjadinya insiden yang membuat nyaris terjadinya bentrokan kapal perang Cina dan AS di Laut Cina Selatan minggu lalu, media pemerintah Cina People’s Daily, hari Senin (25/5), mengingatkan bahwa perang antara AS dan Cina tidak akan terhindarkan kecuali AS menghentikan tuntutannya kepada Cina untuk menghentikan pembangunan di Laut Cina Selatan.

“Jika AS ngotot menuntut Cina untuk menghentikan aktifitasnya, maka perang antara AS dengan Cina tidak akan terhindarkan di Laut Cina Selatan,” tulis editorial People’s Daily.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL