Presiden AS Donald Trump bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (AP Photo/Evan Vucci)

Washington D.C, LiputanIslam.com–Pemerintah AS kembali menyalurkan paket dana bantuan kepada Israel senilai $38 miliar. Demikian isi pengumuman dari kementerian luar negeri AS pada 2/10/18.

Perjanjian akan paket bantuan ini ditandatangani sejak tahun 2016 di bawah pemerintahan Obama. Bantuan ini akan terus disalurkan antara tahun 2019 sampai 2028.

“Selagi kita memasuki tahun baru fiskal, bantuan $38 miliar periode 10 tahun  dari Memorandum of Understanding (MOU) yang ditandatangani AS dan Israel di tahun 2016 telah dimulai,” ujar jubir kemenlu AS Heather Nauert dalam sebuah pernyataan tertulis.

“Di bawah aturan MOU, AS akan menyiapkan dana untuk Israel di level $3,3 miliar untuk Pendanaan Militer Asing dan $500 juta untuk program kerjasama bagi pertahanan rudal selama 10 tahun ke depan,” jelasnya.

Nauert menyatakan, implementasi MOU ini merefleksikan “komitmen abadi dan tak tergoyahkan dari presiden [Trump], pemerintahan hari ini, dan rakyat Amerika atas keamanan Israel.”

Dia juga menyebut bahwa bantuan dana militer ini ditujukan untuk menangkis ancaman regional oleh “kelompok-kelompok teroris yang disokong terutama oleh Iran.” Menurutnya, Iran ingin menyerang bukan hanya Israel, tapi juga kepentingan AS.

Di hari yang sama, PM Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa “Israel dan dunia menghadapi tantangan keamanan yang kompleks, yaitu pertama dan terutama dari agresi Iran,”

“Dukungan teguh AS untuk hak pertahanan Israel merupakan salah satu pilar hubungan yang kuat antar dua negara,” tulis Netanyahu. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*