Washington, LiputanIslam.com—Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, John Kelly, mengatakan bahwa AS akan melarang keluar-masuk laptop di semua penerbangan internasional di Amerika di tengah maraknya terorisme di atas pesawat.

“Itu adalah ancaman nyata terhadap penerbangan,” ujar Kelly kepada kantor berita Fox News pada Minggu (28/05/2017).

Ia memperingatkan bahwa para teroris terobsesi mencari cara untuk “menghancurkan pesawat di udara – terutama di penerbangan AS jika ada banyak orang Amerika di dalamnya.”

Pada Maret lalu, pemerintah Donald Trump sudah melakukan pelarangan laptop dan alat elektronik lainnya yang lebih besar dari telepon genggam di penerbangan yang datang dari 10 bendara di Turki, Arab Saudi, United Arab Emirates, Moroko, Yordania, Qatar, Egypt dan Kuwait.

Pemerintah Inggris juga mengikuti kebijakan ini dan mengumumkan pelarangan yang sama di beberapa negara.

Jika pelarangan ini diimplementasikan, itu akan mengganggu penerbangan antara Eropa dan AS, di mana akan terdapat sekitar 3.250 penerbangan antara kota-kota Amerika dan Eropa.

Kelly mendiskusikan rencana pelarangan ini dengan pejabat Eropa pada minggu lalu,  saat ia menemani Presiden Donald Trump dalam perjalanan ke luar negeri. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL