us-military3Washington, LiputanIslam.com –– Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel berencana untuk mengusulkan pengurangan jumlah tentara Amerika ke ukuran terkecil sejak sebelum Perang Dunia II. Demikian “New York Times” melaporkan hari Minggu (23/2).

Saran Hagel akan menjadi bagian dari proposal belanja pertahanan AS yang direncanakan dirilis pada hari Senin. Dia juga akan mengusulkan penghilangan seluruh jenis pesawat jet tempur Angkatan Udara AS.

Beberapa pejabat Pentagon yang berbicara kepada “Times” pada kondisi anonim, telah menggambarkan pedoman anggaran belanja militer baru sebagai “anggaran Pentagon pertama yang agresif yang mendorong militer AS meninggalkan pijakan perang yang diadopsi setelah serangan 9/11”.

Para pejabat mengatakan bahwa usulan Hagel itu, jika diterima, akan membuat kekuatan militer AS terlalu kecil untuk menangani konflik di luar negeri yang berlarut-larut.

Mereka juga mencatat bahwa pemotongan anggaran akan membuat situasi berisiko bagi angkatan bersenjata jika mereka kembali diperintahkan untuk melakukan dua tindakan militer skala besar, seperti perang di Afghanistan dan Irak, pada saat yang sama .

“Anda harus selalu menjaga institusi Anda siap, tetapi Anda tidak bisa membawa Departemen Pertahanan melakukan perang besar yang luas,” kata seorang pejabat senior Pentagon.

Proposal ini sangat mungkin akan ditolak oleh sejumlah anggota parlemen AS, bahkan beberapa dari mereka telah bersumpah tindakan legislatif untuk memblokirnya.

Garda Nasional Association, sebuah kelompok advokasi untuk beberapa personil militer paruh waktu, mendesak Kongres untuk menolak pemotongan anggaran apapun.(ca/presstv/nyt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL