kapal amerika di laut cinaBeijing, LiputanIslam.com — Ketegangan di kawasan Laut Cina dipastikan akan semakin meningkat setelah AS memastikan akan menggelar latihan perang di dekat wilayah yang menjadi sengketa di Laut Cina Selatan bulan April ini.

Seperti dilaporkan Sputnik News hari ini (2/4), pengumuman ini muncul tidak berselang lama setelah terjadinya pembicaraan antara Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden AS Barack Obama, dimana Xi mengingatkan ‘negara-negara lain’ untuk tidak mengganggu kedaulatan Cina.

Kedua negara terlibat dalam ketegangan beberapa waktu terakhir di kawasan Laut Cina, setelah Cina dipandang telah melakukan langkah-langkah provokatif dan dibalas dengan langkah AS yang tidak kalah provokatif.

Cina telah membangun pangkalan militer di pulau-pulau karang yang dipersengketakan beberapa negara di Asia Tenggara yang dianggap sebagai sekutu AS. Amerika pun membalas dengan mengerahkan kekuatan militer besar-besaran di kawasan tersebut.

Dalam beberpa kesempatan Cina menuduh negara-negara tetangganya di kawasan Laut Cina seperti Filipina dan Vietnam, dengan dukungan AS, telah dengan sengaja memancing ketegangan di Laut Cina Selatan.

Pada Januari 2013 lalu Filipina menantang klaim Cina atas beberapa pulau di Laut Cina Selatan dengan mengadukan ke pengadilan hukum lut internasional (International Tribunal for the Law of the Sea / ITLS), namun ditolak Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL