gedung putihWashington DC, LiputanIslam.com — Pemerintah AS tengah mempertimbangkan untuk membangun beberapa pos penjagaan di sekitar Gedung Putih untuk mencegah terjadinya kembali penyusupan.

Seperti dilaporkan kantor berita RIA Novosti, Senin (22/9), rencana itu kini tengah dalam pembahasan serius para pejabat keamanan AS menyusul insiden penyusupan di Gedung Putih pada hari Jumat (19/9) malam.

Pada hari Sabtu (20/9) para petugas keamanan Gedung Putih (Secret Service) melakukan penyelidikan atas penyusupan yang dilakukan Omar J. Gonzalez (42 tahun), warga Copperas Cove, Texas. Saat itu Gonzales berhasil menerobos gerbang depan komplek Gedung Putih setelah melompati satu jembatan di sekeliling komplek, kemudian dengan membawa sebilah pisau ia berlari sejauh 70 yard sepanjang halaman utara. Penyusupan itu memaksa petugas keamanan mengevakuasi sebagian staff Gedung Putih.

Kini Gonzales tengah menjalani penahanan untuk pemeriksaan atas perbuatan yang diancam hukuman hingga 10 tahun penjara.

Kurang 24 jam setelah penangkapan Gonzales, seorang laki-laki berusaha menerobos pintu gerbang Gedung Putih dan menolak untuk pergi. Jubir Gedung Putih menyebut pria itu bernama Kevin Carr (19 tahun) dari Shamong, New Jersey.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL