armada pasifikVladivostok, LiputanIslam.com — Satu skadron Armada Pasifik Rusia dikabarkan tengah berlayar menuju Cina di tengah ketegangan di kawasan Laut Cina Selatan. Demikian laporan kantor berita RIA Novosti, hari Rabu lalu (14/5).

Menurut laporan tersebut, berdasar keterangan pejabat militer Rusia, armada tersebut dipimpin oleh kapal penjelajah rudal Varyag, berangkat dari pelabuhan sekaligus pangkalan Armada Pasifik Rusia di Vladivostok, Rabu (14/5). Keberadaan armada tersebut di Cina, menurut laporan, adalah untuk mengikuti latihan perang bersama Cina dengan nama sandi Naval Interaction-2014.

Selain Varyag, armada tersebut diperkuat oleh kapal anti-kapal selam Admiral Panteleyev, kapal amphibi Admiral Nevelskoy, destroyer Bystry, kapal tanker Ilim dan tugboat Kalar.

“Setelah tiba (di pelabuhan Shanghai, Cina), para pelaut akan berpartisipasi dalam latihan militer bersama Rusia-Cina di Laut Cina Selatan,” kata jubir Armada Pasifik Rusia Capt. 1st Rank Roman Martov.

Dalam latihan tersebut Cina menyertakan 6 kapal perangnya, tambah Martov.

Latihan ini akan digelar menjelang kedatangan Presiden Vladimir Putin dalam kunjungan resminya ke Shanghai yang dijadwalkan tanggal 20 Mei mendatang. Kedatangan tersebut akan membahas kerjasama ekonomi Cina-Rusia termasuk di bidang energi.

Ini adalah latihan militer bersama kedua negara yang ketiga tahun ini, dengan tujuan meningkatkan kerjasama antara armada kedua negara dalam menghadapi berbagai ancaman di laut bebas.

Tahun lalu latihan serupa digelar di Laut Jepang, melibatkan 20 kapal perang kedua negara.(ca/ria novosti)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL