p & gBuenos Aires, LiputanIslam.com — Pemerintah Argentina memerintahkan penghentian operasi perusahaan raksasa AS Procter & Gamble (P&G) setelah dituduh melakukan penggelapan pajak.

Dalam sebuah pernyataan yang diumumkan melalui situs resmi kepresidenan, hari Minggu (2/11), disebutkan bahwa Procter & Gamble telah melambungkan harga impornya sebesar $138 juta dalam upayanya mendapatkan keuntungan tambahan. Perusahaan itu juga dituduh telah berusaha menggelapkan pajak. Demikian BBC News melaporkan. Menanggapi hal itu Procter & Gamble mengatakana tengah mempelajari tuduhan itu.

“Kami tidak mengejar kebijakan fiskal dan pajak yang agresif, karena tidak memberikan keuntungan yang pasti,” kata jubir Procter & Gamble Paul Fox.

Di antara praktik kecurangan yang dituduhkan kepada Procter & Gamble adalah dalam pengiriman produk-produk seperti pisau cukur dan produk-produk kesehatan.

Pernyataan pemerintah Argentina tersebut di atas dikeluarkan oleh Departemen Perpajakan Argentina. Juga disebutkan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan Procter & Gamble secara rinci telah dikirimkan ke otoritas perpajakan AS, aparat penegak hukum dan Komisi Keuangan.

Procter & Gamble telah beroperasi di Argentina sejaka tahun 1991 dan saat ini memiliki 3 pabrik dan 2 pusat distribusi di negara itu.

Spekulasi mengarah pada ketegangan hubungan AS dan Argentina akhir-akhir ini, yang dipicu oleh praktik curang perusahaan-perusahaan invesasi AS yang disebut sebagai “pemakan bangkai”, sebagai penyebab pelarangan Procter & Gamble.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL