kirchner2Buenos Aires, LiputanIslam.com — Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner mengumumkan rencana pembubaran dinas inteligen negara tersebut sebagai buntut dari tewasnya penyidik federal yang menyidik kasus pemboman pusat kebudayaan Yahudi tahun 1994.

Sebagaimana dilansir BBC News, Selasa (27/1), Presiden Kirchner akan segera menyerahkan draft pembentukan badan inteligen baru ke parlemen. Menurut Kirchner selama ini badan inteligen Argentina tidak mengalami perubahan struktur dibanding selama regim militer berkuasa hingga tahun 1983.

Langkah ini menyusul tewasnya penyidik khusus kasus pemboman pusat kebudayaan Yahudi tahun 1994, Alberto Nisman. Nisman ditemukan tewas di rumahnya pada tanggal 18 Januari lalu. Penyidik menyebut indikasi bunuh diri, namun Kircner mengatakan Nisman kemungkinan dibunuh.

Dalam beberapa waktu terakhir terjadi kemelut seputar laporan akhir penyelidikan pemboman tahun 1994 itu. Media-media massa melaporkan tuduhan bahwa Kirchner berusaha menutup-nutupi keterlibatan Iran dalam serangan itu. Sebaliknya Kirchner menuduh Nisman, seorang yahudi, terlibat dalam klik-klik inteligen yang berusaha mendiskreditkan pemerintahannya yang lebih pro-Palestina.

“Saya telah mempersiapkan RUU reformasi badan inteligen,” kata Presiden Fernandez wartawan, Senin (26/1).

“Dalam perombakan ini Intelligence Secretariat akan dibubarkan dan digantikan dengan Federal Intelligence Agency,” kata Kirchner lagi seraya menambahkan bahwa prioritas utamanya adalah memerangi “impunitas” yang selama ini dinikmati oleh para pelanggar hukum.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*