Riyadh, LiputanIslam.com—Dewan Jenewa untuk HAM dan Keadilan kemarin (23/10), meminta pihak berwenang Saudi untuk segera mencabut larangan bepergian yang telah dijatuhkan pada keluarga jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, yang tewas di dalam konsulat negaranya di Istanbul, Turki.

Dewan Jenewa, sebuah organisasi hak asasi manusia internasional, menyatakan kecaman kerasnya terhadap otoritas Riyadh karena melarang keluarga Khashoggi melakukan perjalanan.

Di hari yang sama, Putranya yang bernama Salah, juga dipaksa untuk menerima belasungkawa dari Raja Saudi Salman Bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammad Bin Salman.”

Badan hak asasi manusia itu mengatakan bahwa tindakan Saudi telah melanggar Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang menyatakan: “Setiap orang berhak atas kebebasan bergerak dan tinggal di dalam perbatasan masing-masing negara bagian. Setiap orang berhak meninggalkan negara mana pun, termasuk negaranya sendiri, dan kembali ke negaranya. ”

Dewan Hak Asasi Manusia Internasional menekankan bahwa larangan perjalanan terhadap keluarga Khashoggi adalah kejahatan lanjutan pasca terjadinya insiden pembunuhan tersebut. Insiden ini akan menambah catatan gelap rezim Saudi dalam melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Pelarangan ini menimbulkan tanda tanya besar. Kecuali jika pemerintah Arab Saudi ingin menyembunyikan sesuatu dan mereka takut keluarga Khashoggi akan mengungkapkan opini mereka kepada publik internasional. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*