Anwar IbrahimKualalumpur, LiputanIslam.com — Mantan deputi perdana menteri Malaysia yang kini menjadi tokoh oposisi, Anwar Ibrahim akhirnya harus masuk bui karena kasus sodomi yang menerpanya. Pengadilan Malaysia hari Jumat (7/3) menjatuhkan hukuman penjara 5 tahun terhadap Anwar atas dakwaan perbuatan sodomi, sekaligus mencabut putusan pengadilan sebelumnya yang membebaskannya.

Hukuman ini sekaligus memupuskan peluang Anwar untuk mengikuti pemilu di negara bagian Selangor bulan depan, dimana sebelumnya Anwar diperkirakan akan maju sebagai kandidat perdana menteri negara bagian tersebut. Namun ia belum dipenjara sampai kasusnya ditetapkan oleh Mahkamah Agung. Di Malaysia, perbuatan sodomi bisa dipenjara selama 20 tahun.

Anwar dituduh melakukan sodomi dengan seorang pembantu laki-lakinya pada tahun 2008, namun ia dibebaskan dari dakwaan oleh pengadilan tinggi pada tahun 2012. Namun pemerintah kembali mengajukan tuntutan serupa.

Hakim Balia Yusof Wahi mempertahankan keputusannya tersebut dan menyebut keputusan pembebasan Anwar oleh pengadilan sebelumnya adalah salah.

“Pengadilan ini sepenuhnya adalah tentang menghancurkan Anwar Ibrahim secara politik, murni dan sederhana. Dan pemerintah telah mempersiapkan cara apapun untuk mewujudkan hal ini,” kata Phil Robertson dari kelompok Human Rights Watch yang berbasis di New York.

Selain kasus sodomi, Anwar Ibrahim juga terlibat dalam berbagai kasus asusila lainnya yang dengan pasti membuat popularitasnya kian menyusut di Malaysia yang masyarakatnya masih menghormati nilai-nilai agama.(ca/theguardian.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL