antrian singapuraSingapura, LiputanIslam.com — Lama antrian warga untuk melihat jenasah pemimpin Singapura Lee Kuan Yew telah mencapai 10 jam, sehingga memaksa otoritas Singapura untuk menghimbau warga untuk menghentikan antrian karena dianggap berisiko meski pemerintah telah menyediakan berbagai kemudahan.

Seperti dilansir BBC News, waktu tempuh pengantri terakhir untuk mencapai peti jenasah Lee di Gedung Parlemen pada Jumat sore (27/3) mencapai 10 jam. Hal ini memaksa pemerintah menyarankan warga untuk tidak lagi turut antri dan menggantinya dengan melakukan penghormatan di beberapa lokasi lain di seluruh negeri pulau itu.

Antrian untuk melihat jenasah Lee telah dibuka pada hari Rabu (25/3) dan dilakukan selama 24 jam non-stop karena antusiasme yang tinggi dari warga. Untuk mengurangi risiko, otoritas setempat membagi-bagikan payung dan minuman kepada warga yang antri. Tenda-tenda dan fasilitas kesehatan juga didirikan di sejumlah tempat.

Sampai saat ini diperkirakan lebih dari 250.000 orang telah memberikan penghormatan di Gedung Parlemen tempat jenasah Lee disemayamkan. Penguburan jenasah akan dilakukan hari Minggu (29/3) melalui upacara kenegaraan yang akan dihadiri oleh sejumlah kepala negara di dunia.

Lee Kuan Yew meninggal di rumah sakit hari Senin (23/3) dalam usia 91 tahun. Ia sangat dihormati warga Singapura hingga masyarakat internasional karena keberhasilannya mengantarkan negara Singapura menjadi negara yang sangat maju.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*