anti israelLondon, LiputanIslam.com — Aksi serangan Israel di Gaza menimbulkan dampak yang tidak diinginkan oleh warga yahudi di negara Inggris. Sentimen anti-yahui (anti-semit) meningkat dan mereka pun mempertanyakan masa depan mereka di Inggris.

Kantor berita BBC News melaporkan dengan mengutip keterangan Community Security Trust, bulan Juli dimana Israel melakukan serangan intensif ke Gaza,  terjadi peningkatan tajam serangan anti-semitisme di seluruh Inggris dan jumlah insiden mencapai 240 meliputi ancaman bom, perusakan sinagog, pemasangan spanduk berisi kecaman anti-Israel dan lain sebagainya.

Sementara Institute for Jewish Policy Research malaporkan bahwa sekitar 80% warga yahudi Inggris mengatakan bahwa warga non-yahudi telah menyalahkan mereka atas aksi Israel di Gaza.

Dalam wawancara dengan program televisi Today di Radio 4, pemimpin tertinggi yahudi Inggris, Chief Rabbi Ephraim Mirvis mengatakan bahwa ekspresi mengkritik kebijakan Israel bukan bentuk anti-semitisme, namun “menciptakan konteks yang bisa menumbuhkan anti-semitisme”.

Aksi-aksi protes anti-Israel dan sentimen anti-Inggris paska serangan Israel di Gaza mengakibatkan hampir 2/3 warga yahudi Inggris mempertanyakan masa depan mereka di Inggris, demikian hasil jajak pendapat yang digelar Jewish Chronicle.

Dalam jajak pendapat itu Jewish Chronicle menanyakan  kepada 150 warga yahudi: “apakah mereka meragukan masa depan di Inggris?” Lebih dari 63% menjawab “ya”.

Menanggapi sentimen anti-yahudi itu, petinggi kepolisian pun mengeluarkan himbauan kepada jajaran kepolisian untuk bekerja meredam ketagangan.

Sir Peter Fahy, kepala polisi wilayah Greater Manchester dan wakil ketua Association of Chief Police Officers, mengatakan keseimbangan harus ditegakkan antara hak untuk melakukan protes dengan resiko terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL