anjing demonstranAthena, LiputanIslam.com — Seekor anjing yang terkenal karena keberaniannya melawan polisi anti-huru hara dalam aksi-aksi demonstrasi menentang program austerity di Yunani tahun 2011, akhirnya meninggal dalam usia 10 tahun.

Sebagaimana laporan BBC News dengan mengutip koran Yunani Avgi, Sabtu (11/10), anjing bernama “Loukanikos” itu telah dikuburkan di bawah pohon di sebuah bukit di Athena.

Pada tahun 2011 majalah Time memasukkannya dalam daftar “Personalities of The Year” karena aksi-aksinya dalam demonstrasi tahun 2011. Bulan Mei lalu muncul laporan tentang kematiannya, namun ternyata “hoax”.

Sementara situs berita Ta Nea, mengutip pernyataan seorang warga yang merawat anjing itu, Achilleas, yang mengatakan bahwa sebelum meninggalnya, Loukanikos tengah tertidur di atas sofa, namun tiba-tiba nafasnya berhenti.

“Loukanikos bukan tidak memiliki rumah, namun ia lebih suka mengembara,” kata Achilleas.

Ta Nea menyebutkan bahwa Loukanikos mengalami gangguan kesehatan sejak menghirup gas air mata pada aksi demonstrasi tahun 2011.

Pada tahun 2011 pemerintah Yunani mengalami kebangkrutan karena salah urus, yang memaksanya menerima “resep” yang ditawarkan IMF dan Uni Eropa untuk mengurangi anggaran-anggaran sosial, pengurangan tenaga kerja dan pemotongan dana pensiun.

Hal ini memicu terjadinya aksi-aksi demonstrasi di berbagai kota di Yunani.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL