Washington, LiputanIslam.com–Para advokat imigran menuntut perubahan dalam kebijakan pemerintahan Trump setelah keluarnya laporan bahwa angka tahanan anak di bawah umur di penjara AS semakin tinggi.

Menurut dana yang dikumpulkan oleh New York Times, terdapat 12.800 anak di bawah umur yang ditahan di fasilitas penjara khusus imigran selama bulan ini. Angka ini berjumlah lima kali lipat dibanding selama musim semi 2017.

Pemerintah Trump mengklaim bahwa jumlah tahanan yang membengkak disebabkan oleh semakin banyaknya imigran yang berupaya menyebrangi perbatasan AS-Meksiko. Padahal, faktanya level lintas perbatasan telah menurun selama bertahun-tahun.

Daripada memperbaiki kebijakan terhadap komunitas imigran, pemerintah Trump memberi sinyal bahwa mereka akan mengupayakan lebih banyak anak imigran ditahan di penjara-penjara seluruh negeri, yang kini sudah mendekati kapasitas maksimum.

Pada minggu ini saja, Trump mengumumkan bahwa kamp penjara di kota perbatasan Tornillo, Texas, akan diperluas tiga kali lipat, untuk diisi oleh 3.800 anak. (ra/mintpress)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*