Washington, LiputanIslam.com—Polling terbaru dari Gallup menunjukkan bahwa angka penerimaan Presiden Donald Trump di tengah rakyat Amerika kembali mengalami penurunan.

Polling yang dirilis pada Sabtu (18/03/2017) menunjukan sang presiden hanya mendapat rating 37% dibandingkan angka sebelumnya yaitu 42%.

Sedangkan berdasarkan polling terbaru dari Real Clear Politics, Trump hanya bisa puas dengan rating penerimaan 43.7% dan ditolak oleh 50.3% lainnya.

Hasil polling ini diambil dari wawancara dengan 1.500 orang dewasa Amerika dengan 3 persen margin of error.

Kebijakan-kebijakan dalam negeri maupun luar negeri yang dikeluarkan Trump semenjak menjadi presiden ke-45 AS memang memicu banyak protes dari seluruh negara.

Protes anti-Trump pecah di beberapa kota di Amerika Serikat seperti Washington, New York, Seattle, Dallas, Chicago, dan Oregon. Demonstrasi juga terjadi di luar AS seperti di Hong Kong, Berlin, dan London.

Melihat besarnya kebencian publik terhadap Trump, sejarawan Ronald L. Feinman memprediksi sang presiden dari Partai Republik itu akan menjadi presiden dengan masa jabatan terpendek kedua sepanjang sejarah AS.

Sejarawan yang baru saya menerbitkan buku soal nasib buruk para presiden AS itu menambahkan, jika Trump mundur maka rezim Mike Pence tak bisa dihindari.

Mike Pence, saat ini menjabat wakil presiden, akan mengambil alih kekuasaan jika Trump lengser dari jabatannya.

Lewat sebuah blog, Feinman melanjutkan, dia memperkirakan Trump akan dimakzulkan atau dipaksa mengundurkan diri dalam beberapa pekan ke depan. (ra/)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL