kejahatan amerikaWashington DC, LiputanIslam.com — Tingkat pembunuhan di berbagai kota di AS mengalami kenaikan tajam, dengan lebih dari 30 kota melaporkan terjadinya kenaikan dibandingkan angka kejahatan tahun lalu. Demikian sebuah laporan menyebutkan.

Menurut laporan The New York Times, Senin (31/8), seperti dilansir kantor berita Iran Press TV, Selasa (1/9), sebanyak 104 orang tewas di Milwaukee, negara bagian Wisconsin, tahun ini, meningkat dari 86 pembunuhan tahun lalu.

Di New Orleans, 120 orang tewas sampai bulan Agustus lalu, meningkat dari angka 98 tahun lalu. Sedangkan di Baltimore angka kematian akibat kejahatan mencapai 215 orang, meningkat tajam dibandingkan angka 138 tahun lalu.

Di Washington, jumlah korban tewas karena tindak kejahatan mencapai 105 orang, dibanding 32 kematian tahun lalu. Dan di St. Louis angka kematian tahun ini mencapai 136, dibanding 85 kematian tahun lalu.

Para pejabat penegak hukum percaya terdapat berbagai faktor yang berbeda-beda di tiap kota yang mengakibatkan kenaikan tersebut, namun mereka tidak mengetahui mengapa terjadi kenaikan yang serentak di kota-kota itu. Demikian laporan itu menyebutkan.

Perang antar geng kejahatan dan perkelahian antar warga di perkampungan-perkampungan kota menjadi penyebab utama kematian-kematian itu.

Sementara itu  Mass Shooting Tracker melaporkan bahwa sejak awal tahun 2015 ini terjadi rata-rata satu aksi penembakan massal setiap harinya di AS. Hingga pada 26 Agustus lalu saja terjadi 247 aksi penembakan massal di AS.

Data dari Gun Violence Archive menunjukkan lebih dari 8.600 orang tewas dan 17.700 terluka dalam berbagai aksi kejahatan di AS tahun 2015.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL