MalalaIslamabad, LiputanIslam.com — Para anggota kelompok Taliban yang diduga sebagai pelaku penyerangan terhadap aktifis perempuan Malala Yousafzai telah ditangkap. Demikian pernyataan militer Pakistan sebagaimana dilaporkan oleh BBC News, Jumat petang (12/9).

“Kelompok yang terlibat dalam penyerangan terhadap Malala Yousafzai telah ditangkap,” kata Jubir Militer Jendral Asim Bajwa dalam keterangan pers, Jumat (12/9).

Menurut Asim Bajwa, 10 anggota kelompok “Shura”, yang merupakan bagian dari kelompok Pakistani Taliban (Tehreek-e-Taliban Pakistan/TTP), ditangkap melalui operasi gabungan antara militer, inteligen dan kepolisian Pakistan. Semuanya kini tengah menjalani interogasi sebelum diajukan ke pengadilan segera.

Namun dalam pernyataan itu tidak ada pernyataan tentang Ataullah Khan (23 tahun) yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pelaku penyerangan terhadap Malala.

Mendagri Pakistan saat terjadinya serangan bulan Oktober 2012, Rehman Malik, menyebut Khan sebagai tersangka utama.

Asim Bajwa mengatakan ke-10 tersangka bekerja di bawah perintah Mullah Fazlullah, pemimpin Taliban Pakistani. Ia menambahkan, telah menemukan daftar 22 anggota penting Taliban Pakistan di area Lembah Swat, dimana kelompok itu merencanakan serangan atas Malala.

Malala ditembak di kepalanya oleh Taliban, Oktober 2012 karena mengkampanyekan pendidikan bagi anak-anak perempuan. Dua temannya juga mengalami luka-luka dalam serangan yang berlangsung di dalam bus sekolah yang membawa Malala.

Malala selanjutnya menjalani perawatan di Inggris. Dan seiring kesembuhannya, namanya pun menjadi sangat terkenal di seluruh dunia, menjadi ikon gerakan pembela hak-hak wanita di dunia. Pada tahun 2013 ia dinobatkan sebagai salah satu manusia paling berpengaruh di dunia dan dinominasikan sebagai penerima penghargaan Nobel Perdamaian. Tidak hanya itu, dalam usia masih sangat muda, ia sudah mempunyai buku biografi.

Malala yang kini lebih senang tinggal di Birmingham, Inggris, itu adalah putri kandung Ziauddin Yousafzai, mantan wartawan media Inggris dan pengurus Rotary Club Pakistan yang kini bekerja sebagai staff khusus PBB.(ca)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL