teresakok_mediumKualalumpur, LiputanIslam.com — Seorang politikus oposisi Malaysia dikenai dakwaan melakukan tindakan penghasutan dalam video Imlek yang membuat marah sejumlah kelompok Islam.

Dalam video pesan Tahun Baru Cina yang dirilis Januari lalu, Teresa Kok berperan sebagai pembawa acara bincang-bincang televisi dengan tiga tamu yang tampak eksentrik.

Ketika Pengadilan Kuala Lumpur mengenakan dakwaan, Selasa (06/05), Teresa Kok, anggota parlemen dari Partai Aksi Demokratik (DAP), mengaku tidak bersalah. Kok menegaskan video berjudul tersebut merupakan satir mengenai kehidupan politik Malaysia.

Namun demikian video tersebut mendapat kecaman dari sejumlah kelompok Islam dan lebih dari 300 aduan diajukan ke polisi terhadap Kok.

Bagian yang dipermasalahkan antara lain lelucon bahwa adalah Malaysia adalah negara berbahaya karena membiarkan pendudukan sebuah daerah di negara bagian Sabah oleh kelompok bersenjata dari Kesultanan Sulu di Filipina.

Selain itu, menurut para pengecam video ini, Teresa Kok menggambarkan istri Perdana Menteri Najib Razak, Rosmah Mansor, sebagai orang yang boros, meskipun dalam video nama istri PM tersebut tidak disebut sama sekali.

Bila terbukti bersalah, Kok terancam hukuman tiga tahun penjara.

Di antara politikus yang baru-baru ini dijerat dengan undang-undang ini adalah pemimpin DAP sekaligus pengacara kondang Karpal Singh. Ia meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas April lalu dan belum sempat menjalani hukuman penjara.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL