anas di kpkJakarta, LiputanIslam.com — Tersangka dugaan gratifikasi Hambalang Anas Urbaningrum merampungkan pemeriksaan KPK, Jakarta, Jumat (27/2) petang. Menurut Penasihat Hukum Anas, Anas telah menunjukkan satu bukti penting tentang keterlibatan Presiden SBY.

“Ada satu bukti yang sudah disiapkan Anas yang sudah ditunjukkan ke penyidik. Ini mungkin akan membuat Indonesia guncang, karena menyangkut orang terpenting di Indonesia,” kata pengacara Anas, Carrel Ticualu, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (28/2).

Meski begitu, Carrel mengaku, penyidik belum mau menelaah lebih jauh bukti yang ditunjukkan itu. Diungkapkan Carrel, penyidik meminta agar Anas menahan dulu bukti itu sampai tiba waktunya.

“Penyidik bilang itu nanti ada waktunya. Belum sekarang, belum waktunya,” kata Carrel.

Carrel menjelaskan, bukti yang disiapkan Anas itu berupa dokumen. Seperti tanda terima atau kwitansi. Karena itu, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik KPK terkait bukti yang disiapkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

“Jadi nanti tergantung penyidik kapan dia mau masuk ke situ. Dan ini adalah kebenaran bukan fitnah,” kata Carrel.

Anas sendiri mengaku dicecar soal Mobil Harrier, yang diduga KPK merupakan gratifikasi yang diterima Anas dari perusahaan pemenang tender Hambalang, PT Adhi Karya. Usai diperiksa Anas juga menyebut nama Presiden SBY selaku Ketua Majelis Tinggi PD, yang bertanggungjawan atas hasil konres PD tahun 2010 d Bandung.

“Yang pasti dalam struktur organisasi Partai Demokrat hasil kongres di Bandung, kewenangan atau kekuasaan tertinggi itu ada pada majelis tinggi. Ketua Majelis Tinggi adalah bapak SBY,” kata Anas di halaman kantor KPK.

Menurut informasi, kwitansi atau alat bukti yang diserahkan ke penyidik KPK yakni kwitansi menyangkut panjar pembelian mobil Harrier kepada M. Nazaruddin. Sementara uang panjar yang didapat Anas untuk membeli mobil itu ternyata berasal dari tim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai imbalan atas masuknya Anas ke Partai Demokrat.(ca/tribunnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*