Foto: Dr. Kevin Barrett. (LFT)

Washington,LiputanIslam.com—Beberapa waktu lalu, Trump sempat melontarkan ucapan kontroversial dan berbau rasis tentang beberapa anggota kongres perempuan di Amerika. Lantaran tak selalu sepakat dengan keputusan Trump, Presiden Amerika itu meminta agar mereka pulang ke negara asal masing-masing. Merespon hal ini, seorang analis terkemuka asal AS pun meminta Trump untuk pulang ke Israel.

Dr. Kevin Barrett, seorang akademisi di bidang politik yang tinggal di Wisconsin membalas komentar rasis Trump usai presiden AS itu menulis di akun twitternya agar tiga orang anggota kongres yang kebetulan beragama Islam agar pulang ke negara asal mereka.

“Sangat mengejutkan kalau Trump berpikir ini adalah strategi kemenangan,” ucap Barrett kepada Press TV pada Selasa (16/7) kemarin. “Kita bisa membaca sikap Trump, ia mencoba menuduh para anggota kongres perempuan yang berhaluan kiri itu berada di luar arus utama, mengingat para pendukung Trump adalah para penduduk asli dan sebagian besar berkulit putih,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam sebuah sambutan, Trump menyinggung sikap kritis anggota perlemen yang telah membuat Israel merasa “ditinggalkan” oleh Amerika.

“Mengapa Trump bersikap seperti ini terkait Israel?, Ya, mungkin karena Trump adalah aset Zionis atau mungkin dia adalah Zionis,” jelas Barret.

Menurut Barret, banyak kebijakan Trump yang sangat pro terhadap Israel. “Jika hal ini dijadikan basis argumentasi, maka teori ini patut dipertimbangkan,” sambungnya.

“Mungkin Trump harus kembali ke tempat asalnya, Israel,” Tutur Barrett. (fd/Presstv)

Baca: Anggota Kongres AS: Saya Geli Saat Israel Disebut Punya Demokrasi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*