trumpWashington, LiputanIslam.com–Presiden AS mendatang, Donald Trump, akan membantu Israel berpindah tempat dan menduduki Yerusalem al-Quds. Demikian analisis dari James Petras, penulis dan  mantan professor ilmu sosiologi di Universitas Binghamton, New York, dalam wawancara dengan Press TV kemarin (6/01/17).

Pada Kamis lalu, House of Representatives AS secara mengejutkan mengeluarkan mosi yang menolak resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan pembangunan pemukiman ilegal Israel di Palestina. Mosi tersebut menyikapi resolusi PBB sebagai “penghambatan perdamaian antara Israel dan Palestina.”

Profesor Petras menilai bahwa “resolusi melawan Israel itu adalah langkah yang sangat besar, dan telah menempuh waktu yang lama untuk dikeluarkan.”

“Saya pikir langkah Donald Trump untuk menolak keputusan tersebut dalam masa pemerintahan Obama seperti ini akan menjadi suatu hal yang buruk di masa depan. Kita akan melihat kerusakan yang besar di periode mendatang [pemerintahan Trump]… Langkah Trump dalam mendukung pendudukan Israel di Yerusalem akan memprovokasi umat Muslim sedunia dan menyebabkan konflik berkepanjangan di kawasan tersebut,” ujar Petras. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL