Tel Aviv, LiputanIslam.com—Rezim Israel akan jatuh seperti rezim apartheid di Afrika Selatan karena penjajahan mereka di Palestina tak akan bertahan lama. Demikian kata analis politik, John Phoenix, dalam wawancara dengan Press TV, Rabu (15/02/17).

“Mereka (Zionis) memperlakukan Gaza dan Tepi Barat seperti halnya apa yang dilakukan rezim apartheid di Afrika Selatan dan akan jatuh suatu saat,” kata Phoenix. “Tak akan memakan waktu lama sampai kejatuhan [rezim Israel], karena mereka tak lama lagi akan mengakui kejahatan mereka…”

Selagi warga Palestina tinggal di dua kawasan sempit di negara historis mereka dan dikelilingi oleh penduduk Israel ilegal, “tidak akan ada ruang untuk melakukan solusi dua-negara,” ucapnya.

“Tidak akan ada yang namanya dua-negara karena Perdana Menteri Israel mencari cara menekan orang-orang Palestina dan membangun negara Yahudi—yang faktanya berarti negara Zionis,” tambahnya.

“Mimpi para Zionis adalah membangun negara Yahudi murni, yang adalah rezim rasis,”

Dalam pernyataan lainnya, Phoenix mengkritisi kebijakan pro-Israel yang dibuat Amerika Serikat, dengan mengatakan bahwa “kebijakan luar negeri Amerika selalu berat sebelah sejak lahirnya Israel.”

AS tidak pernah bersikap adil terhadap Palestina, tegasnya.

Presiden AS yang baru, Donald Trump, telah bersikap jujur dibanding presiden-presiden sebelumnya dalam berurusan dengan Palestina karena dia secara terus terang menyatakan dukungannya atas pembangunan pemukiman illegal Israel.

Pemukiman Israel yang dibangun di kawasan pendudukan Palestina dianggap illegal di bawah hukum internasional dan dilihat sebagai hambatan utama menuju perdamaian antara Tel Aviv dan pemerintah Palestina. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL