Washington, LiputanIslam.com—Tuduhan pelecehan seksual yang menimpa produser film AS Harvey Weinstein memperlihatkan budaya amoral di dalam industri perfilman Hollywood. Demikian kata seorang analis dan ahli sejarah Randy Short dalam wawancara kepada PressTV pada Minggu (15/10/17).

“Saya yakin bahwa ada banyak orang yang mengalami pelecehan di Hollywood selaman bergenerasi,” ujar Randy.

“Hollywood adalah tempat yang terkenal atas dekadensi moralnya,” tambahnya.

Ia mencatat bahwa industri film AS ini didominasi oleh Yahudi yang tidak menaruh hormat kepada perempuan dan kaum minoritas. Di belakang layar, Hollywood dipenuhi dengan pemerkosaan, siksaan, pedophilia, eksploitasi dan narkoba.

Beberapa waktu lalu badan pemerintah de facto Hollywood, The Academy of Motion Picture Arts and Sciences, memutuskan untuk memecat Weinstein akibat banyaknya tuduhan pelecehan seksual dan perkosaan.

Weinstein (65) merupakan pendiri studio film dan televise bernama The Weinstein Company. Ia lahir di New York City dan berasal dari keluarga Yahudi.

Tuduhan kepada Weinstein menyentuh publik sejak dirilisnya laporan oleh The New York Times pada awal bulan ini tentang sejarah perilaku kasar dan amoral Weinstein selama bertahun-tahun lalu.

Setidaknya ada 30 wanita dan aktris yang menuduh Weinstein melakukan pelecehan kepada mereka, termasuk diantaranya aktris Rose McGowan, Angelina Jolie, dan Kate Beckinsale. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL