kapal amerikaKualalumpur, LiputanIslam.com — Amerika telah mengirimkan kapap-kapal pengintainya ke Samudra Hindia untuk membantu mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang, setelah munculnya laporan yang menyebutkan pesawat tersebut terbang jauh lebih lama daripada yang diperkirakan para penyidik.

Seorang pejabat yang tidak bersedia disebut namanya, mengatakan bahwa pesawat tersebut mengiriman signal ke satelit sampai 5 jam setelah pertama kali dilaporkan hilang. Namun para penyidik menganggap klaim tersebut tidak lengkaap dan otoritas Malaysia pun tidak menanggapinya.

Laporan tersebut, jika benar, mengindikasikan pesawat terbang sejauh 1.600 km dari titik dimana kontak terakhir dengan mengara pengawas terjadi. Ditambah lapaoran-laporan lain tentang membeloknya pesawat tersebut, maka Amerika pun mengirimkan tim pencari ke Samudera Hindia, beberapa ratus km di sebelah barat Malaysia.

Di antara tim pencari Amerika tersebut terdapa sebuah kapal perang destroyer dan kapal pengamat canggih.

AL India, termasuk AU dan satuan Pengawal Pantai India juga kini terlibat dalam pencarian pesawat, setelah mendapat permintaan dari Malaysia.

Wartawan BBC di Malaysia, Jonathan Head, menyebutkan telah terjadinya beberapa kesalahan identifikasi selama pencari pesawat tersebut, Namun laporan terakhir, menurut Head, mendapat tanggapan serius Amerika.

Sementara itu media Inggris Reuters menyebutkan pernyataan seorang pejabat Malaysia yang “tidak disebutkan identitasnya” bahwa sebuah pesawat asing terlihat di radar tengah terbang di sebelah barat laut Malaysia pada hari Sabtu.

Jubir Gedung Putih, Jay Carney, hari Jumat juga mengkonfirmasi tim pencari Amerika di Samudra Hindia, yang dikirimkan berdasarkan “informasi baru”, namun menolak menyebutkan informasi tersebut kepada wartawan.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*