pesawat kargo supesonik rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Di tengah ketegangan dengan negara-negara barat terkait konflik Ukraina, Rusia merilis sebuah rencana ambisius, yaitu menciptakan sistem transportasi yang mampu mengangkut pasukan besar ke seluruh penjuru dunia dalam waktu 7 jam.

Seperti dilansir Russia Today, Kamis (19/3), Komisi Industri Militer Rusia di Moskow telah merancang pesawat pengangkut supersonik yang diberi julukan PAK TA yang mampu terbang dengan kecepatan 2.000 km/jam dengan mengangkut 400 tank tempur utama (MBT) modern ‘Armata’, lengkap dengan amunisinya. Pesawat tersebut mampu terbang nonstop setidaknya hingga 7.000 km.

Menurut laporan itu, Rusia telah merencanakan pembangunan 80 unit PAK TA pada tahun 2024. Ini berarti dalam satu dekade mendatang Rusia akan sanggup menempatkan satu unit pasukan lapis baja di manapun di dunia dalam waktu beberapa jam saja.

Selain main battle tank ‘Armata’, PAK TA juga dirancang untuk bisa mengangkut perlengkapan militer dengan platform yang sama, seperti artileri otomatis, sistem pertahanan udara, peluncur rudal taktis, sistem rudal anti-tank dan sebagainya.

Pesawat PAK TA memiliki beberapa dek dengan sistem loading otomatis dan mampu menerjunkan kargo di segala permukaan.

Untuk mengangkut 400 MBT atau 900 tank ringan dan kendaraan pengangkut lapis baja dibutuhkan satu armada beberapa lusin PAK TA.

“Dengan pembangunan jaringan pangkalan militer di Timur Tengah, Amerika Latin dan Asia Selatan yang diharapkan selesai pada tahun 2024, jelas bahwa Rusia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi konfrontasi militer frontal skala antar-benua,” tulis Expert Online seperti dilansir Russia Today.

Menurut sebuah sumber, proyek PAK TA ini telah berjalan selama beberapa tahun, namun proyek semacam ini belum pernah terdengar sebelumnya.

“Ini berarti untuk pertama kalinya kita memiliki target untuk menciptakan kemampuan operasional untuk mengangkut pasukan besar ke setiap tempat di planet ini. Ini seperti mengangkut pasukan sebesar pasukan AS dan NATO di Irak hanya dalam waktu beberapa jam,” kata sumber tersebut.

“Ini di luar pemikiran doktrin militer saat ini,” tambahnya.

Pesawat pengangkut terbesar Rusia saat ini adalah Antonov An-225 Mriya yang mampu mengangkut kargo seberat 250 ton. Namun pesawat ini awalnya dibangun untuk mengangkut roket ruang angkasa Buran, bukan pengangkut militer.

Tahun lalu sebuah laporan menyebutkan bahwa Rusia akan mengembangkan pesawat pengangkut baru yang disainnya mengikuti pesawat Ilyusin 106 (kapasitas angkut 80 ton), yang tertunda karena runtuhnya Uni Sovyet.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*