Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid mengatakan bahwa perdamaian itu diciptakan saat ada konflik, ketegangan, perbedaan, dan sebagainya. Perbedaan dikelola dengan baik sehingga mampu menghasilkan perdamaian. Menurut Alissa, kunci perdamaian itu sendiri adalah keadilan.

Demikian hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam acara Nusantara Millenial Summit, yang digelar oleh Pimpinan Pusat IPPNU, di The Media Hotel and Tower, Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (25/6).

“Tapi yang paling penting, Gus Dur selalu mengingatkan, bahwa perdamaian tanpa keadilan itu adalah sebuah ilusi,” ucapnya.

Menurutnya, kalau kesepakatan bangsa Indonesia terhadap kehidupan bernegara bisa dipegang bersama, maka tentu saja bangsa Indonesia akan mampu mewujudkan masyarakat yang adil. Kesepakatan  itu diantaranya adalah terkait dengan ideologi negara (Pancasila), Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan sebagainya.

Baca: Perdamaian Sudah Jadi Nafas Bagi Umat Islam Indonesia

Kita semua hendaknya terus bersama-sama menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa ini. Dengan begitu Indonesia akan tetap dijadikan sebagai model harmoni sosial bagi dunia. “Kalau masyarakatnya sudah adil, maka perdamaian bisa diwujudkan,” ungkapnya. (aw/NU).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*