Sumber: Presstv

Tehran,LiputanIslam.com—Seorang aktivis anti-perang menilai “ocehan-ocehan” Donald Trump yang diungkapkan melalui akun twitternya akan menjadi pemantik berkobarnya peperangan di Timur Tengah.

“Menurut saya, ancaman bombastis yang disampaikan oleh Trump melalui akun twitternya bisa menyebabkan perang regional besar-besaran atau bahkan perang dunia,” ucap Ken Stone, anggota Hamilton Coalition to Stop the War, kepada Presstv pada Senin (20/5).

Sebagai seorang aktivis perdamaian, ia sangat menyayangkan ucapan-ucapan Trump yang menimbulkan kesan dirinya sebagai seorang “maniak” perang.

Baca: Trump: Iran Akan Berakhir, Jika Nekat Berperang dengan AS

Baru-baru ini, Donald Trump, sempat mengeluarkan pernyataan akan “menghancurkan Iran”. Menutur Stone, hal ini mengindikasikan karakter seseorang yang acuh terhadap aturan hukum internasional.

Trump sempat mengancam akan menghancurkan Iran, jika negara itu mengganggu kepentingan negeri Paman Sam di Timur Tengah. Meskipun, Republik Islam sendiri menyatakan negaranya tak menginginkan perang.

“Saya percaya bahwa pernyataannya  “suka berperang” menunjukkan bahwa Presiden Trump sama sekali tidak mempertimbangkan aturan hukum internasional atau Piagam PBB.  Karena jika dia melakukannya, dia akan tahu bahwa sebuah negara tidak dapat menyerang negara lain kecuali untuk membela diri atau dengan izin Dewan Keamanan PBB ”tambah Ken Stone.

Ketegangan antara Tehran dan Washington mulai meningkat pasca Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran atau yang lebih dikenal dengan JCPOA. Usai penarikan tersebut, Trump mulai menerapkan berbagai macam sanksi untuk menekan Iran. Di antaranya adalah dengan memperketat sanksi ekonomi serta memasukkan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke dalam daftar kelompok teroris. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*