alibabaHangzhou, LiputanIslam.com — Harga saham Alibaba, perusahaan bisnis internet asal Hangzhou, Cina, mengalami kenaikan signifikan di atas harga awalnya di bursa saham New York (NYSE) Jumat (19/9).

Sebagaimana dilaporkan BBC News, pada penutupan bursa, hari Jumat petang (19/9), dimana Alibaba melakukan IPO (penjualan saham perdana), harga saham Alibaba menembus angka $92,70, setelah dipatok harganya pada $68, Kamis (18/9).

Lebih dari 100 juta saham diperdagangkan dalam waktu beberapa menit saja setelah saham Alibaba dilepaskan. Kegairahan membeli saham perdana Alibaba ini lebih tinggi daripada Twitter ketika melakukan IPO.

Dalam penjualan saham tersebut Alibaba berhasil meraih $21.8 miliar dana segar. Nilai penjualan sebesar itu nyaris memecahkan rekor perdagangan saham di bursa saham New York yang masih dipegang oleh Agricultural Bank of China tahun 2010 sebesar $22,1 miliar.

Saat ini Alibaba bernilai pasar $231.4 miliar, jauh lebih besar dibandingkan Amazon dan Facebook.

Alibaba mengoperasikan sejumlah produk bisnis berbasis internet di Cina dan negara-negara lain, menangani lebih banyak transaksi dibandingkan Amazon dan eBay yang digabungkan. Lebih dari 80% bisnis internet di Cina ditangani oleh Alibaba.

Selain menjadi negara paling pesat kemajuan ekonominya, Cina merupakan negara dengan penduduk terbesar pengguna internet. Diperkirakan separoh dari 1,3 miliar penduduk Cina adalah pengguna internet. Inilah yang membuat para investor berlomba-lomba membeli saham Alibaba.

Namun pembelian saham Alibaba tidak dilakukan secara langsung di Cina, melainkan melalui sebuah perusahaan holding di Pulau Cayman yang memegang kontrak penjualan saham Alibaba. Hal ini menimbulkan sedikit kekhawatiran investor, serta menjadi menjadi alasan mengapa Alibaba tidak terdaftar di bursa saham Hong Kong.

Di bursa saham New York, Alibaba mendapatkan kode “BABA”. Saat ini pemegang saham terbesar Alibaba adalah Softbank asal Jepang yang memegang 32% saham. Yahoo juga memiliki sejumlah saham Alibaba.

Alibaba mencatat laba sebesar hampir $2 miliar hanya dalam 3 bulan antara April-Juni 2014 lalu.

Hari Jumat (19/9) menjadi harinya Alibaba di bursa saham New York. Selain penjualan yang “meledak”, otoritas NYSE menghiasi interior gedung dengan warna kuning, warna kebesaran Alibaba. Pendiri Alibaba Jack Ma juga hadir dalam pembukaan bursa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL