10 sandera WNI yang berhasil dibebaskan

10 sandera WNI yang berhasil dibebaskan

Bogor, LiputanIslam.com—Sepuluh WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf akhirnya berhasil dibebaskan. Hal ini diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor hari Ahad sore (1/5). Tidak ada uang tebusan yang diserahkan dalam proses pembebasan ini.

“Alhamdulillah puji syukur ke hadirat Allah SWT, akhirnya 10 ABK WNI yang disandera kelompok bersenjata sejak 26 Maret lalu saat ini telah dapat dibebaskan,” ujar Jokowi yang didampingi Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat mengumumkan pembebasan 10 sandera ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa kelompok teroris Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar USD 1 juta. Namun, menurut Mayjen Purn Kivlan Zen, pembebasan murni dilakukan dengan negosiasi.

“Tidak ada pembayaran tebusan. Ini murni negosiasi,” ujar Kivlan yang merupakan salah satu negosiator pembebasan 10 WNI, seperti dikutip detikcom.

Sementara itu, Menlu Retno LP Marsudi mengungkapkan, banyak pihak yang terlibat dalam operasi pembebasan.

“Upaya pembebasan ini melibatkan banyak pihak. Presiden berterima kasih kepada semua pihak. Ini proses rumit, ini kalimat saya saja. Kita buka semua komunikasi dan alhamdulillah selesai,” kata Retno di Istana Bogor.

Retno enggan menyebutkan siapa-siapa saja yang terlibat dalam operasi pembebasan ini. Dia hanya bercerita tentang bagaimana mengerucutkan kelompok mana yang melakukan penyanderaan.

“Excercise saya, saya membuat seperti pohon. Kemudian informasi (tentang) siapa yang ambil, kita runtut ke atas. Berhubungan dengan siapa pun kita enggak bisa cuma pakai satu track (jalur),” imbuh Menlu.

Setiap hari komunikasi terus dilakukan ke semua pihak terkait. Setiap kali membuka komunikasi, kondisi WNI selalu ditanyakan terlebih dahulu.

“Kalau hanya G to G (antarpemerintah, -red) itu tak akan mungkin bisa. Tetapi yang tadi, tantangan lagi bagaimana itu semua dihubungkan. Karena kita punya satu tujuan, (yaitu) menyelamatkan WNI,” kata Retno.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL