arena MTQ Internasional Palembang 2014. (foto:tempo)

arena MTQ Internasional Palembang 2014. (foto:tempo)

Palembang, LiputanIslam.com–Indonesia berhasil merebut posisi juara umum dalam ajang Musbaqoh Tilawatil Quran Internasional di Palembang, 23-27 September 2014. Dewan hakim mengumumkan 15 orang terbaik dalam tiga rangkai perlombaan berbeda. Dari 15 orang tersebut 3 di antaranya merupakan Qori dan Qoriah tuan rumah.

Ketua Dewan Hakim, Said Agil Husin Almunawara, mengatakan ketiga orang yang merupakan utusan Sumatera Selatan tersebut berhasil mengalahkan pesaing-pesaingnya dalam mengumpulkan angka tertinggi.

“Dewan hakim memutuskan ini melalui penilaian yang sangat ketat dan keputusan ini tidak dapat diganggu gugat,” kata Said Agil, Sabtu 27 September 2014.

Ketiga Qori dan Qoriah yang menang tersebut adalah Kgs Rasyid Siddiq (kategori Tahfiz) dan Bangun Syahraya dan Miftahul Jannah (kategori Tilawah). Said Agil Hussin Almunawar dalam pengumuman yang disampaikan di hadapan ribuan penonton di arena upacara penutupan, Palembang Sport and Convention Centre, menjelaskan Kgs Rasyid Siddiq berhasil meraih poin tertinggi yakni 99,67. Ia berhasil mengalahkan Qori dari Iran dan Mesir berada di urutan kedua dan ketiga.

Sementara pada nomor Tilawah putra, Bangun Syahraya berhasil meraih nilai tertinggi yakni 97,25. Bangun berhasil menyingkirkan peserta Bahrain, Filipina, Libanon dan Thailand. Untuk nomor tilawah putri, Qoriah nasional Miftahul Jannah berhasil meraih nilai tertinggi yakni 95,75.

“Seluruh pemenang akan mendapatkan hadiah uang dalam bentuk dollar amerika,” ujar Said Agil Hussin Almunawar, seperti dikutip Tempo.co.id.

Indonesia memang memiliki qari dan hafiz Quran yang mumpuni dan menjadi langganan juara internasional. Dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional tahun 2013 Indonesia juga menjadi juara umum. Tim Indonesia berhasil mengungguli perwakilan dari 20 negara yang berkompetisi pada tanggal 11-14 September di Masjid Istiqlal, Jakarta. Saat itu, Dewan Hakim berasal dari Yordania, Iran, Uni Emirat
Arab dan Indonesia, dengan ketua Dr. Syaikh Samih Assaminah (Yordania).

Pada tahun 2011,   dua putra bangsa mengukir prestasi dalam kompetisi internasional Alquran di Kairo, Mesir. Dalam kompetisi yang berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 25 Agustus 2011 tersebut, Salim Ghazali berhasil menyabet juara satu untuk cabang menghapal 20 Juz dengan total hadiah 35.000 Pound Mesir. Sedangkan untuk cabang menghapal dan memaknai, Asep Ismail berhasil menyabet juara harapan tiga dengan hadiah 15.000 Pound Mesir.

Ada pun pembagian hadiahnya diserahkan langsung oleh Dr. Muhammad Abdul Fadhil al Qushi, Menteri Wakaf dan Urusan Agama Mesir pada Jumat (26/8) petang, bertempat di Al Azhar Conference Center (ACC), dengan dihadiri Grand Syaikh al Azhar, Prof. Dr. Ahmad Thoyib dan Mufti Mesir, Prof. Dr. Ali Jum`ah. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL