pasukan uni afrikaMogadishu, LiputanIslam.com — Kelompok teroris Afrika yang terkait dengan Al Qaida, al-Shabab menyerang sebuah pangkalan militer Uni Afrika di selatan Somalia. Kelompok ini mengklaim menewaskan puluhan tentara Uni Afrika.

Seperti dilaporkan Press TV hari ini (15/1), seorang pejabat militer Somalia mengatakan bahwa serangan diawali dengan ledakan bom mobil di luar pintu gerbang pangkalan militer di kota Ceel Cado, dekat perbatasan Kenya. Kemudian orang-orang bersenjata masuk ke dalam pangkalan dan terjadi tembak-menembak di dalam.

Penduduk sekitar mengatakan mendengar suara-suara tembakan secara sporadik antara kelompok bersenjata dengan personil militer di dalam pangkalan itu. Namun belum ada keterangan resmi dari otoritas Somalia tentang jumlah korban dalam insiden ini.

Jubir kelompok al-Shabab mengklaim mereka berhasil menewaskan 63 tentara Kenya dalam serangan itu. Mereka juga mengklaim telah menduduki kota el-Adde.

Pasukan Kenya merupakan bagian dari misi perdamaian Uni Afrika di Somalia Amisom, yang didukung oleh pasukan dari negara-negara Afrika lainnya seperti Ethiopia, Burundi, Uganda dan Djibouti. Misi diperkirkan telah kehilangana 1.100 personil militer sejak 2009. Seluruh kekuatan Amisom mencapai 22.000 orang dengan tugas membantu keamanan di Somalia.

Selama beberapa tahun terakhir, Al-Shabab telah sering melakukan aksi-aksi kekerasan di Somalia dan negara-negara sekitar. Somalia sendiri tidak memiliki pemerintahan ‘de facto’ yang berdaulat sejak terjadinya perang sipil seperempat abad silam.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL