Al-Qaeda’s al-Nusra reoccupies refugee camp in Damascus

A handout picture released by the United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) on January 21, 2014 shows a general view of destruction in Yarmouk Palestinian refugee camp in southern Damascus – ALALAM

Damaskus, LiputanIslam.com — Front al-Nusra yang berafiliasi dengan Al – Qaeda telah memasuki kamp Yarmouk, yaitu kamp pengungsi Palestina di ibukota Suriah dan melanggar perjanjian sebelumnya bahwa mereka harus mundur dari kamp.

Hesam Arafat, anggota dari People’s front for liberation of Palestine (PFLP) mengatakan pada hari Minggi bahwa sejumlah militant dari al-Nusra telah memasuki alun-alun al- Rija dan al- Thalathin dan menduduki seluruh wilayah sekitarnya. Mereka berhasil merebut kembali semua wilayah yang sebelumnya telah mereka tinggalkan.

Al – Nusra dikonfirmasi kembali ke kamp dan  mengeluarkan pernyataan yang disebarluaskan di website-webiste takfiri bahwa untuk selanjutnya, mereka menolak negosiasi apapun.

 Kamp Yarmouk sebelumnya merupakan tempat tinggal yang aman bagi 150.000 jiwa warga Palestina. Tapi sejak pecah konflik,  di kamp hanya dihuni sekitar 18.000 warga Palestina. Kamp tersebut hancur dan penghuninya kesulitan untuk mendapatkan akses makanan.

Pada bulan Januari, faksi Palestina merundingkan kesepakatan dengan badan PBB untuk pengungsi Palestina yaitu UNRWA agar bisa mendistribusikan beberapa bantuan makanan kepada penduduk yang tersisa, dan sekitar 1.500 warga sipil berhasil dievakuasi .

Arafat mengingatkan kembali bahwa para militan tersebut adalah sosok yang berbahaya bagi rakyat. Al – Nusra adalah perwakilan resmi dari al- Qaeda dalam perang Suriah. Kelompok ini telah terkenal di seluruh Suriah atas tindakan ekstrimis, termasuk penyiksaan dan eksekusi kepada warga sipil. (LiputanIslam.com/alalam/AF)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*