Doha, LiputanIslam.com–Stasiun televisi berbahasa Inggris asal Qatar, Al Jazeera, baru-baru ini meluncurkan sebuah film dokumenter yang mengungkap industri di balik fenomena Islamophobia berjudul “Islamophobia Inc.”

Film ini menceritakan investigasi tentang jaringan organisasi raksasa yang mendanai sejumlah kasus kejahatan kebencian dan hasutan kepada orang-orang Muslim di Barat. Organisasi-organisasi ini beroperasi di seluruh dunia, namun lebih banyak di AS dan Eropa.

Beberapa tokoh “penjual kebencian” yang disinggung adalah: Frank Gaffney, Pamela Geller, Robert Spencer dan Brigitte Gabriel.

Dalam film ini, terdapat sejumlah rekaman mengejutkan, di mana para pembenci Muslim di Barat berdemo ke dalam masjid-masjid di Amerika,  meneriaki pria, wanita, dan anak-anak dengan sebutan-sebutan bigot.

Film ini juga menceritakan tentang sebuah serangan Islamophobia yang terjadi di masjid di Minnesota pada Agustus tahun lalu. Namun Presiden Trump menolak mengecam serangan itu, dan media-media dari industri Islamophobia ini malah mempertanyakan apakah peristiwa itu betul terjadi. Padahal, kejadian itu sudah terdokumentasi dengan baik.

Tim investigasi Al Jazeera juga meneliti catatan finansial dari berbagai organisasi dan individual kaya raya yang mendanai industri Islamophobia. Dan hasilnya, mayoritas penyumbang dana ini ternyata memiliki kesamaan: “Hampir 80 persen mendukung pendirian negara Israel.” (ra/mintpress)

Trailer film “Islamophobia Inc.” Dapat ditonton di bawah ini:

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*