Washington, LiputanIslam.com—Akun Youtube milik media Press TV diblokir oleh Google pada hari Jumat (19/4) kemarin. Pengacara internasional, Barry Grossman, menyebut tindakan itu sebagai ancaman kebebasan bersuara oleh Amerika Serikat.

“Google sebenarnya adalah bagian dari Alphabet Inc, perusahaan induknya. [Mereka adalah] salah satu perusahaan paling kaya di dunia yang pada dasarnya merampas aset publik, yaitu kontrol internet…,” kata Grossman dalam wawancara kepada Press TV.

Dahulu, menurutnya, AS masih berupaya mencegah perusahaan-perusahaan ini mendominasi seluruh sektor ekonomi. Namun, yang tidak banyak orang ketahui adalah dalam periode intervensi ini telah terjadi semacam “konspirasi de facto di antara institusi-institusi dan lembaga-lembaga pemerintah AS… untuk memajukan kepentingan perusahaan-perusahaan AS secara internasional.”

“Itulah arti dari globalisme. Mereka mengorbankan kesetiaan apa pun atas filosofi mereka yang didasari pasar bebas dan persaingan untuk menggalang semua aset … untuk tujuan kolektif mereka yang pada dasarnya adalah mendukung hegemoni AS,” paparnya.

Google memblokir akses media Press TV dan Hispan TV ke akun Youtube dan Gmail mereka sendiri tanpa pemberitahuan, dengan alasan “pelanggaran kebijakan.”

Pemblokiran oleh perusahaan media raksasa itu tampak berhubungan dengan tindakan pemerintah AS yang menekan Iran dan menghembuskan kampanye propaganda terhadap Republik Islam itu, termasuk ke sektor media. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*