Washington, LiputanIslam.com–Sejumlah akun Youtube yang berhubungan dengan media dan pemerintah Suriah telah dihapus menjelang operasi bendera palsu di Idlib dan serangan balasan dari Barat yang diperingatkan oleh Rusia.

Pada Sabtu (8/9/18) siang, akun-akun Youtube milik presiden Suriah dan Menteri Pertahanan lenyap dengan pesan tertulis: “Akun ini dihapus karena keluhan hukum,” atau “Akun ini dihapus karena pelanggaran syarat dan layanan YouTube.”

Sementara akun YouTube kantor berita SANA hilang dengan pesan tertulis: “Halaman ini tidak tersedia. Mohon maaf atas hal itu.”

Akun-akun ini diketahui mulai hilang sejak hari Sabtu setelah Gen. Joseph Dunford memperingatkan bahwa Pentagon tengah mempersiapkan “opsi militer” sebagai pembalasan jika “ada senjata kimia yang digunakan” di Suriah.

Pemerintah AS telah menyampaikan kesiapan mereka dengan jelas untuk menyerang Suriah. Rusia percaya bahwa para teroris yang mendekam di Idlib tengah mengupayakan operasi bendera palsu serangan kimia untuk menjebak pemerintah Damaskus dan menjustifikasi serangan Barat ke Suriah. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*