Boycott Israel campaign reaches Jordan

Sumber foto; al-Alam

Amman, LiputanIslam.com — Boikot produk Israel kembali mencuat saat aktivis Yordania meluncurkan kampanye terbaru terhadap barang yang diproduksi dari  wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel. Media Yordania mengatakan kampenye tersebut sebagai ‘tatheer’, yang berarti pemurnian, yang berusaha untuk memboikot semua produk Israel terutama buah-buahan dan sayuran.

Para aktivis telah menyebarkan stiker di ibukota Yordania, Amman, dan kota-kota lainnya. Stiker berslogan,”Jangan membayar peluru yang membunuh orang-orang kami.

Para aktivis Yordania mengatakan bahwa gerakan mereka pada tahap kedua adalah, mereka akan mencoba untuk meyakinkan perusahaan [di dalam negeri Yordania] untuk menghentikan impor produk-produk Israel.

Tel Aviv juga menghadapi kampanye ‘boikot pelebaran’ oleh beberapa perusahaan bisnis di Eropa atas aktivitas pemukiman ilegal. Uni Eropa telah memblokir semua hibah dan pendanaan untuk setiap entitas Israel yang berbasis di pemukiman ilegal.

The American Studies Association (ASA), sebuah aliansi dari para profesor AS, mengatakan pihaknya akan menolak kerjasama formal dengan lembaga akademis Israel atau dengan ulama yang mewakili lembaga-lembaga tersebut sampai Israel berhenti melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional.

Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di berbagai pemukiman illegal yang berjumlah  lebih dari 120 yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat dan Timur Al-Quds (Yerusalem) pada tahun 1967. (LiputanIslam.com/alalam/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL