pro-ukrainaOdessa, LiputanIslam.com — Ukraina makin memanas. Hari Jumat (2/5) terjadi bentrok antara aktivis pro pemerintah dengan pejuang pendukung Rusia di Odessa di Ukraina selatan. Puluhan warga sipil pun menjadi korban.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (3/5), seorang anggota kepolisian setempat mengkonfirmasi bahwa sekitar 38 orang terjebak dalam kebakaran di gedung serikat perdagangan. Beberapa di antara mereka nekat melompat ke luar gedung. Dan jumlah korban tewas itu masih sangat mungkin bertambah.

Gedung itu sengaja dibakar setelah sebelumnya terjadi tawuran antara pendukung Ukraina dan pro Rusia. Belum diketahui benar pihak siapa yang lebih dulu menyulut api di bangunan tersebut, meski media-media Rusia menuduh kelompok eksteremis neo-Nazi Ukraina sebagai pelakunya.

Kerusuhan ini bermula ketika massa pro pemerintah, melakukan konvoi di Odessa. Di tengah jalan, rombongan ini dicegat oleh massa pro Rusia.

Empat orang tewas dalam kericuhan yang kerusuhan yang melibatkan bom molotov dan lembaran batu bata ini. Polisi yang sudah mengawal konvoi, tak bisa mengatasi keadaan.

Di tengah kericuhan itu, tiba-tiba saja, gedung serikat perdagangan yang lokasinya tak jauh dari lokasi bentrokan terbakar. Api membakar gedung tersebut.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL