aktifis kulit hitamWashington DC, LiputanIslam.com — Pawai kampanye yang digelar kandidat presiden Partai Republik dihadang oleh para aktifis kulit hitam di Radford, negara bagian Virginia, Senin waktu setempat (29/2).

Para aktifis, sebagian dari kelompok Black Lives Matter, berusaha menghentikan pawai tersebut di tengah tuduhan bahwa Trump tidak mengecam seorang kulit putih ‘pembenci kulit hitam’ yang mendukungnya.

Aparat keamanan federal Secret Service menjatuhkan beberapa demonstran dan menahan mereka ke tanah, termasuk seorang fotografer majalah ‘Time’. Sementara Trump mengejek mereka dengan berkata, “Apakah kalian dari Mexico?”. Demikian seperti dilaporkan Press TV.

Berulangkali para demonstran menghentikan pidato Trump dengan teriakan-teriakan, memaksa Trump memanggil penjaga keamanan.

“Bawa mereka pergi, bawa mereka pergi!” kata Trump kepada awak Secret service yang ditugaskan mengamankan para kandidat presiden.

Pawai tersebut berlangsung menjelang ‘event’ Super Tuesday, untuk menentukan kandidat presiden yang akan maju dalam pemilihan bulan November mendatang. Jajak pendapat menjagokan Trump bakal maju sebagai calon tunggal dari Partai Republik untuk menghadapi kandidat dari Partai Demokrat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL