protes nigeriaAbuja, LiputanIslam.com — Selain aksi-aksi kekerasan oleh kelompok Boko Haram yang menewaskan puluhan orang, pemilihan umum Nigeria yang digelar tanggal 28 dan 29 Maret lalu juga diwarnai aksi-aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh kelompok-kelompok oposisi.

BBC News melaporkan, Senin (30/3), ribuan pendukung partai oposisi utama menggelar aksi protes menuntut pemilihan ulang. Aksi pendukung partai All Progressive Congress (APC) itu berlangsung di ibukota negara bagian Rivers, Port Harcourt.

APC menuduh pemilu dipenuhi kecurangan dan menyatakan bahwa ‘apapun hasil yang bakal diumumkan tidak akan diterima’.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilu Attahiru Jega mengatakan bahwa pihaknya ‘peduli dengan apa yang terjadi di negara bagian Rivers dimana banyak dilaporkan terjadinya kecurangan’. Di antara dugaan kecurangan itu adalah banyaknya kasus petugas pemilu yang melarikan hasil penghitungan dan adanya penggantian petugas pemilu secara ilegal di negara bagian Rivers dan Lagos.

Jega menambahkan pihaknya tengah menyelidiki laporan-laporan itu untuk menjawab tuntutan partai politik untuk dilakukannya pemilihan ulang.

Para demonstran juga menyuarakan kemarahan mereka atas pembunuhan para petugas partai oposisi dan menuduh ‘milisi etnis’ yang bekerja untuk partai Presiden inkumben Goodluck Jonathan, People’s Democratic Party (PDP).

Pemilu yang dijadwalkan berlangsung sehari terpaksa diperpanjang hingga hari Minggu (29/3) akibat sejumlah logistik pemilu yang terlambat tiba dan sebagian alat pendeteksi sidik jari yang diimpor, gagal berfungsi.

Ini adalah pemilu keempat bagi 2 kandidat, Presiden Goodluck dan mantan panglima militer Muhammadu Buhari, saling bersaing memperebutkan kursi presiden, dimana Goodluck berhasil menyapu bersih kursi kemenangan.

Dengan jumlah pemilih terdaftar mencapai 56,7 juta orang, pemilu ini juga akan menentukan komposisi anggota parlemen yang berjumlah 109 kursi dan MPR dengan 360 kursi.

Sementara itu akibat aksi-aksi kekerasan Boko Haram yang mengharamkan pemilihan umum, 40 orang tewas di negara bagian Borno dan 14 lainnya tewas di negara bagian Gombe.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*