taxiLondon, LiputanIslam.com — Aksi mogok pengemudi taksi dan pekerja kereta api melanda kota-kota di Eropa barat, Rabu (11/6). Aksi ini menimbulkan kemacetan besar di kota-kota tersebut dan melumpuhkan perekonomian.

Sekitar 2/3 kereta api tidak beroperasi di seluruh Perancis sementara pengemudi taksi memblokir jalanan termasuk di sekitar bandara-bandara utama di Perancis.

Para pengemudi taksi melakukan aksi yang sama di Madrid, London, Roma, Milan, Berlin dan beberapa kota besar di Eropa lainnya. Mereka memprotes ketidak adilan regulasi terhadap pesaing mereka, perusahaan jasa transportasi premium “Uber”.

Asosiasi pengemudi taksi terbesar Spanyol di ibukota Madrid telah memerintahkan para pengemudi mereka untuk berhenti beroperasi selama 24 jam hingga Kamis pagi (12/6). Terdapat lebih dari 15.000 kendaraaan berijin beroperasi di Madrid.

Tidak ada taxi yang berjalan di Bandara Barajas atau stasiun KA Atocha di Madrid, meski “Uber” tidak beropersi di sana. Pada satu tempat, sebuah taksi yang dicurigai sebagai taksi khusus, mendapat serangan dari para demonstran.

Aksi mogok juga terjadi di Barcelona dimana “Uber” beroperasi.

Uber adalah perusahaan jasa transportasi “online” berbasis di San Fransisco, Amerika yang telah merambah ke kota-kota besar di dunia. Antara pelanggan, pengemudi sekaligus pemilik taksi premium serta perusahaan, dihubungan oleh aplikasi khusus “smartphone”. Sejak didirikan tahun 2009 model transportasi ini telah menjadi ancaman serius bagi sarana transportasi konvensional.

Dari awalnya hanya melayani jasa penyewaan taxi premium dengan menggunakan mobil-mobil mewah, “Uber” kini merencanakan untuk melayani layanan transportasi lainnya.

Para pengemudi taxi konvensional menuduh “Uber” sebagai jasa layanan ilegal.

Di Inggris sebanyak 12.000 pengemudi taksi diperkirakan turut mengikuti aksi mogok.

Kepolisian Paris mengatakan bahwa polisi memberikan batasan terhadap para pengemudi taxi setelah mereka gagal mendapatkan kesepakatan dengan polisi tentang rencana pemogokan.

Para pengemudi pun memblokir akses ke Bandara Roissy, Paris.

Di Roma para pengemudi taxi membagi-bagikan liflet dan mendesak para turis untuk menggunakan jasa taxi konvensional yang “terdaftar”. Aksi mogok juga terjadi Milan, Roma dan Napoli.

Di Jerman aksi mogok pengemudi taxi terjadi di Berlin dan Hamburg.

Di Paris aksi mogok juga dilakukan para pekerja kereta api. Akibatnya hanya ada 3 jalur kereta api yang beropersi di wilayah operasi Paris, termasuk kereta api Eurostar yang menghubungkan Paris dengan Inggris.

Para pekerja kereta api menolak rencana penggabungan perusahaan pengelola jaringan kereta api dengan perusahaan kereta api SNCF.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL