Ramallah, LiputaIslam.com – Seorang pemuda Palestina menjadi korban pertama dari aksi mogok makan terbuka di penjara-penjara Israel.

Dilansir dari kantor berita Press TV, korban bernama Mazan al-Maghrebi itu meninggal di rumahnya pada hari Senin (1/5). Ia menderita penyakit ginjal akibat aksi mogok makan yang dilakukan untuk memprotes perlakuan tidak manusiawi Israel terhadap para tahanan Palestina.

Lebih dari 1.600 narapidana Palestina telah bergabung dalam aksi mogok makan tersebut sejak bulan April lalu. Akibatnya, sejumlah tahanan menderita tekanan darah rendah, sakit kepala, sakit perut dan sendi.

Kantor berita Ma’an melaporkan, seorang pelaku aksi mogok makan bernama Ayman Bisharat yang baru dibebaskan pada Minggu lalu menceritakan bahwa kesehatan para tahanan kian memburuk dari hari ke hari.  Bisharat menegaskan, para pelaku aksi masih dalam semangat tinggi untuk mencapai tujuan mereka, dan meminta dunia untuk mendukung perjuangan heroik mereka.

Para tahanan Palestina telah lama menderita karena kebijakan rezim Israel yang memenjarakan mereka berbulan-bulan tanpa tuduhan atau pengadilan. Hingga kini, terdapat 6.500 warga Palestina yang dipernjara, 536 diantaranya ditahan tanpa alasan yang jelas. (AL/Press TV)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL