egypt-unrest-13-800x440Kairo, LiputanIslam.com — Mesir kembali dilanda aksi demonstrasi serentak di berbagai kota menyusul pengumuman pencalonan Jendral Abdel Fattah el-Sisi sebagai capres Mesir mendatang, Jumat (28/3).

Polisi berjaga-jaga di sejumlah besar masjid, mengantisipasi aksi demonstrasi yang biasa dimulai seusai sholat Jumat. Teriakan-teriakan bernada kecaman terhadap para pejabat rezim militer Mesir terutama Al Sisi, menjadi seruan utama para demonstran.

Di kawasan Maadi dan Ain Shams, Kairo, polisi menembakkan gas air mata kepada para demonstran. Di kawasan Sidi Bishr kota Alexandria, puluhan demonstran terluka dan ditangkap oleh aparat keamanan.

Pada demonstran juga mengecam hukuman mati massal yang dikenakan terhadap lebih dari 500 pendukung presiden terguling Mohammad Moersi hanya karena satu kasus pembunuhan terhadap seorang polisi di kota Minya, yang terjadi di antara aksi-aksi bentrokan memprotes penggulingan Moersi bulan Juli 2013.

Namun aksi demonstrasi juga digelar oleh para pendukung Sisi di berbagai kota di Mesir, mengakibatkan terjadinya berbagai aksi bentrokan antar demonstran yang berlawanan. Pada hari Jumat pagi, segerombolan orang menyerang markas kampanye kelompok pendukung al Sisi di Port Said.

Para pengamat HAM memperkirakan lebih dari 1.400 orang telah tewas paska penggulingan Moersi, sebagian besar dari mereka adalah pendukung Moersi.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL