Washington, LiputanIslam.com—Polisi AS menyerang dan menangkap sejumlah besar demonstran di New Mexico dan Philadelphia dalam aksi demo terhadap kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.

Dalam aksi di depan rumah negara New Mexico pada Kamis (5/7/18), polisi menggunakan kekerasan terhadap ratusan demonstran, menangkap belasan dan mengusir mereka dari tempat.

Para demonstran menuntut gubernur New Mexico, Susana Martinez dari partai Republik untuk mengakhiri pengiriman Garda Nasional New Mexico ke perbatasan AS-Meksiko.

Mereka pun menuntut Trump untuk menghormati hak-hak para pencari suaka dan keluarga imigran yang masuk ke AS.

Kepala serikat yang mengorganisir aksi ini, Miles Conway, mengatakan bahwa peserta aksi yang menolak meninggalkan rumah negara New Mexico dibawa paksa keluar oleh polisi.

Polisi juga menangkap tiga peserta aksi yang bernama Eleanor Chavez, Marlene Perrotte dan Susan Schuurman.

Aksi di New Mexico ini dilakukan dengan koordinasi bersama aksi serupa di Washington, DC, di mana polisi menangkap ratusan orang.

Sementara di Philadephia, polisi membongkar tenda-tenda demonstrasi yang didirikan di depan Kantor Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai. Puluhan warga Philadephia memenuhi jalanan untuk memprotes kebijakan pemisahan anak imigran dengan orangtuanya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*