LiputanIslam.com Karena melanggar cara berkampanye, KPU coret 3 nama calon legislatif DPRD DKI Jakarta. Ketiga nama tersebut berasal dari partai yang berbeda, jenis pelanggaran berbeda, dan dari daerah yang berbeda pula.

Komisioner Pemilu, Nurdin, menjelaskan siapa saja yang dicoret dari pencalonan tersebut. Pertama, calon dari Partai Perindo bernama David H. Rahardja. Ia terbukti melanggar Undang-Undang Pemilu karena bagi-bagi minyak goreng saat kampanye. Undang-Undang yang dilanggar adalah Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf j UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Atas pelanggaran tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan hukuman kepada David selama 6 bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan dan denda 5 juta.

Kedua, Lucky Andriyani dari PAN yang terbukti membagikan kupon umroh saat berkampanye di daerah pemilihannya di Jakarta Pusat. Ia divonis 3 bulan penjara dan denda 5 juta subsider 1 bulan kurungan.

Ketiga, Muhammad Arief dari Partai Gerindra yang terbukti melakukan kampanye awal pada bulan Oktober tahun lalu di SMPN 127 Kebon Jeruk Jakarta Barat. Ia divonis hukuman 4 bulan dan denda 10 juta dengan masa percobaan 10 bulan. (Ayu/Tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*