Sumber: suara.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan neraca perdagangan Indonesia saat ini sudah membaik dan berada dalam tingkat yang positif.

“Ya neraca kan sudah membaik, kemudian positif. Ya positif lah,” ujar Airlangga di Jakarta, Jumat (15/11).

Dia menyampaikan, neraca perdagangan telah kembali positif setelah tercatat negatif pada tiga bulan terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan pada Oktober 2019 mengalami surplus hingga 161 juta dolar AS. Sebab, nilai ekspor Oktober mencapai 14,93 miliar dolar AS dan impor hanya sebesar 14,77 miliar dolar AS.

Meski demikian, neraca perdagangan periode Januari-Oktober 2019 tercatat masih mengalami defisit sebesar 1,79 miliar dolar AS. Selain itu, kinerja ekspor sepanjang periode ini tercatat sebesar 139,11 miliar dolar AS, atau turun 7,8 persen dari tahun lalu.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, perekonomian global masih menjadi tantangan bagi kinerja ekspor dan Impor Indonesia karena berdampak pada fluktuasi harga komoditas.

“Laju ekspor-impor di Oktober 2019 dipengaruhi sejumlah dinamika ekonomi global,” kata dia.

Dia menyebutkan, harga minyak mentah Indonesia (ICP) mengalami penurunan dari 60,84 dolar AS per barel pada September 2019 menjadi 59,82 dolar AS per barel pada Oktober 2019.

BPS mencatat, defisit di sektor migas mencapai 829,2 juta dolar AS. Defisit tersebut terdiri dari defisit minyak mentah sebesar 237,5 juta dolar AS dan hasil minyak sebesar 1 miliar dolar AS. (sh/detik/liputan6/katadata)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*