airbus spyBerlin, LiputanIslam.com — Perusahaan pembuat pesawat Eropa, Airbus, bakal mengajukan tuntutan hukum atas dugaan tindakan mata-mata yang dilakukan dinas inteligen Jerman yang bekerjasama dengan dinas inteligen AS.

Sejumlah laporan media massa Jerman menyebutkan bahwa dinas inteligen Jerman BND telah mengumpulkan data-data tentang perusahaan-perusahaan Eropa, termasuk Airbus, demi kepentingan dinas inteligen nasional AS, National Security Agency (NSA).

Sebuah pernyataan pejabat Airbus, seperti dikutip AFP, menyebutkan bahwa perusahaan itu ‘terusik’ dengan laporan tersebut, namun tidak ingin berspekulasi sebelum melakukan tindakan hukum. Perusahaan itu juga telah menuntut penjelasan pemerintah Jerman terkait laporan itu.

“Kami prihatin, bahwa perusahaan-perusahaan besar di sektor ini, seperti kami, telah menjadi target mata-mata,” demikian pernyataan Airbus sebagaimana dilansir BBC News, Kamis petang (3/4)

Bocoran-bocoran dokumen dari BND menyebutkan bahwa stasiun monitor dinas inteligen tersebut yang berada di Bad Aibling telah menjalankan fungsi sebagai pengawas apakah perusahaan-perusahaan Eropa melanggar kebijakan luar negeri AS.

Menyusul bocornya laporan itu, Menteri Dalam Negeri Jerman pun mendapatkan kecaman bertubi-tubi dan tuntutan pengunduran diri.

Laporan-laporan media Jerman juga menyebutkan bahwa BND juga melakukan aksi mata-mata terhadap Presiden dan Menlu Perancis serta Komisi Eropa. Laporan itu juga menyebutkan bahwa BND tidak melakukan mata-mata terhadap warga dan pejabat Jerman dan AS karena terikat perjanjian kerjasama dengan NSA pada tahun 2002.

Namun, pemerintah Jerman ternyata juga mengetahui kegiatan mata-mata itu dan dianggap sengaja menutup-nutupinya. Mendagri Thomas de Maiziere membantah mengetahui hal itu. Namun ia mengaku telah memerintahkan BND untuk membuat laporan untuk dipresentaskan di depan parlemen.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL